Gerobak Incident (Part 2)

Kemarin tanggal 13 Agustus 2013 adalah hari pertama saya mau masuk kantor lagi setelah liburan lebaran. Rasanya agak berat sebenarnya ninggalin tempat tidur, masih kepingin liburan lagi rasa-rasanya. Tapi apa boleh buat daripada di cap jelek sama orang kantor walaupun status saya hanya anak magang.  Pagi hari itu tidak ada firasat buruk dalam pikiran saya, sebelum berangkat saya sarapan dulu walau hanya dengan makan Pop Mie dan segelas air putih, yang penting bisa mengganjal perut. Setelah siap berangkatlah saya menggunakan motor kesayangan saya si Lamborghini (baca: Supra X). Entah mengapa motor ini menjadi favorit saya walaupun tarikannya sudah tidak ada lagi dan banyak teman-teman saya melihat motor ini sebagai motor yang agak butut tapi saya tetap menyukainya. Berangkatlah saya pada pukul 07:30 tepat dengan harapan bisa sampai di kantor jam 8 lewat karena saya pikir jalanan belum macet banget. Sepanjang perjalanan  dari Pamulang hingga Ciputat saya merasakan kantuk yang luar biasa, namun sebenarnya ini sudah sering terjadi pada saya. Rasa kantuk itu muncul apabila saya berpergian menggunakan motor dengan jarak tempuh yang agak jauh ditambah dengan rute yang sama setiap hari dilalui membuat saya sering merasakan ngantuk di perjalanan. Tapi entah mengapa saya seperti merasa berkendara dalam kondisi autopilot sehingga saya terbiasa membawa kendaraan sambil tertidur. Tapi sepertinya hari keberuntungan saya telah habis. Pada saat saya baru mencapai daerah Ciputat, saya merasa laju motor saya terhenti dan saya merasa mendapatkan hantaman di tubuh saya. Ternyata benar apa yang saya pikir dalam waktu sepersekian detik saya berpikir “wah, kayaknya gw nabrak gerobak lagi nih”. Saat saya membuka mata dan ternyata benar saya menabrak gerobak yang sedang parkir di pinggir jalan, bedanya didepan saya ada seorang ibu-ibu berteriak minta tolong dan sudah tergelepar di jalan raya. “Innalillahi” pikir saya dalam hati. Saya sudah berpikir yang terburuk terjadi pada ibu malang tersebut. Saya pikir Ibu tersebut mati, atau paling tidak cedera parah akibat saya menabrak gerobak. Secepat kilat Tempat Kejadian Perkara (TKP) menjadi ramai dikerubuni banyak orang, baik warga sekitar yang melihat kejadian dan para pemotor yang lewat dan berhenti untuk melihat kecelakaan.  Saya melihat kondisi motor saya tidak terlalu parah hanya saja spion yang patah serta ban saya yang bocor diakibatkan paku dari gerobak. Namun saya masih bingung kenapa ada seorang ibu-ibu yang tergelepar di jalanan padahal saya tidak menabraknya. Saya datangi ibu tersebut dan membantunya untuk berdiri dan membawanya ke pinggir jalan agar tidak menghalangi orang yang mau lewat. Setelah diketahui kronologisnya ternyata pada saat tabrakan saya dengan gerobak, ada motor di belakang saya yang tidak dapat menghindar sehingga ibu tersebut jatuh dari motor yang diboncengi oleh suaminya dengan 2 orang cucunya.  Dalam hati saya sangat menyesal, kenapa ini bisa terjadi pada diri saya, namun saya cepat introspeksi diri karena mungkin ini adalah teguran dari Allah SWT agar saya tidak membiasakan tidur selagi mengendarai motor, karena bisa berakibat buruk bagi saya dan orang lain. Saya sangat bersyukur karena masih diberikan nyawa dan kesempatan oleh Allah SWT untuk bisa memperbaiki diri karena bisa saja tabrakan kemarin jadi akhir dari hidup saya selamanya. Naudzubillahiminzalik. 

Baca selengkapnya di sini

Road to Summer Course in Utrecht University

Wohoo, saya sangat senang dan semangat kali ini karena artikel untuk #kompetiblog2013 saya masuk sebagai artikel van de dag pada tanggal 19 April 2013. Artikel van de dag adalah artikel yang dipilih secara acak oleh Neso Indonesia mulai tanggal 15 April sampai berakhirnya kompetiblog ini.
Untuk ke halaman diatas klik disini
Mudah-mudahan dengan masuknya artikel saya sebagai artikel van de dag bisa memperbesar kesempatan saya untuk memenangkan hadiah utamanya yaitu summer course selama dua minggu di Utrecht University. Sebuah kesempatan langka dimana kita bisa belajar GRATIS di Belanda dengan bermodalkan tulisan saja. 
Yuk menulis, maka Belanda menanti!

Baca selengkapnya di sini

Totalitas Dalam Total Football

Tim nasional Belanda
Hampir seluruh penduduk di di dunia menyukai olahraga yang satu ini. Apakah olahraga yang dimaksud? Ya, sepak bola. Dengan fans lebih dari 3,5 milyar manusia dari berbagai negara, sepak bola telah menjadi olahraga paling favorit di dunia. Sebut saja mulai dari seri liga sampai piala dunia ajang kompetisi ini selalu dinantikan oleh fansnya masing-masing.
Sepak bola modern berawal di Inggris
Permainan sepak bola berawal dari negara Inggris pada tahun 1863. Selanjutnya, seperti yang kita ketahui sekarang, sepak bola telah berkembang dan berevolusi menjadi olahraga paling favorit di dunia. Ada banyak taktik dan strategi dalam sepak bola. Mungkin strategi yang sering diperbincangkan adalah strategi dari FC Barcelona yaitu Tiki-Taka. Apa sih sebenarnya Tiki-Taka itu?
Permainan Tiki-Taka FC Barcelona
Tiki-Taka adalah gaya permainan dalam sepak bola yang memiliki karakteristik dengan passingpendek dengan bola-bola rendah, olah bola melalui berbagai arah dan selalu mempertahankan ball possession. Gaya permainan ini selalu menjadi tontonan menarik karena temponya yang cepat dan akurasi pada setiap passingnya yang tinggi. Orang dibalik Tiki-Taka adalah Johan Cruyff, seorang legenda sepak bola yang lahir pada tahun 1947 di Amsterdam yang sempat menjabat menjadi manajer dari FC Barcelona dari tahun 1988-1996. 
Johan Cruyff saat membela Belanda 
Sejarah Tiki-Taka ternyata berakar dan diadaptasi dari gaya permainan sepak bola Belanda yang dikenal dengan Total Football. Total Football adalah gaya permainan yang selalu menyerang dengan pergerakan pemain yang saling menggantikan posisi satu sama lain. Jadi, setiap pemain bisa menjadi penyerang ataupun pemain bertahan. Satu-satunya pemain yang tetap pada posisinya adalah posisi kiper. Selanjutnya gaya permainan ini diadaptasi menjadi Tiki-Taka dan mulai diterapkan saat Pep Guardiola yang sempat dilatih oleh Johan Cruyff menjadi pelatih FC Barcelona. Sampai saat ini Tiki-Taka terbukti sukses menghantarkan FC Barcelona memenangkan 6 trofi dari tahun 2008-2009 dan Piala UEFA Liga Champions tahun 2008-2009 dan 2009-2010. Kesuksesan dan keterampilan Johan Cruyff memang tidak perlu diragukan lagi. Ia telah berkontribusi banyak di dunia sepak bola sampai-sampai FIFA memberikan penghargaan FIFA Order of Merit, yakni penghargaan tertinggi dari FIFA pada tahun 2010. Satu hal lagi yang unik adalah pemberian nama asteroid sesuai dengan namanya yakni 14282 Cruijff pada tahun 2010.
Johan Cruyff saat ini menjabat sebagai manajer  Catalonia
Sebagai pemain bintang di rumput hijau, Johan Cruyff telah menjadi ikon bagi negeri Belanda. Kesuksesan Johan Cruyff terletak pada dedikasi dan totalitas yang tinggi terhadap passion yang dimilikinya sehingga dirinya menjadi legenda sepak bola.
Belajar dari sosok Johan Cruyff, sebagai generasi muda bangsa Indonesia kita harus bisa berkontribusi kepada kemajuan bangsa dengan berkarya di bidang yang kita cintai dan berkarya dengan semaksimal mungkin sehingga pada akhirnya apa yang telah kita kerjakan dapat berguna dan dapat dikenang oleh orang lain. 

Love What You Do and Do What You Love – Ray Bradbury 

Baca selengkapnya di sini