Jalan-jalan ke Pasar Santa Berburu Kuliner Lezat

Suasana Pasar Santa

Kemarin, (27/12) saya diajak oleh dua sahabat saya Iqbal dan Hesti untuk jalan-jalan ke Pasar Santa yang terletak di Kebayoran Baru, Jakarta. Katanya di sini adalah tempat nongkrong buat anak muda paling hits (asik jadi anak gaul nih).

Dari luar, tampilan tempat ini terlihat biasa saja bahkan terlihat tidak menarik sama sekali. Lahan parkirnya juga sangat terbatas terutama saat weekend (sabtu-minggu). Jadi bagi kamu yang mau ke sini disarankan naik angkutan umum saja kalau tidak mau repot mencari tempat parkir.

Saat masuk, kami langsung naik ke lantai dua yang mana tujuan utama kami adalah berburu kuliner. Tadinya saya pikir saya akan melihat suasana pasar tradisional di mana pedagang berjualan sayur, buah, dll. Ternyata, saat sampai ke lantai dua saya agak kaget karena suasananya berbeda dari apa yang saya bayangkan. Mayoritas pengunjung adalah muda dan mudi (mungkin sekitaran SMA – mahasiswa) dan kalau dilihat dari cara berpakaiannya mungkin datang dari kalangan menengah ke atas.

Pasar Santa ramai saat weekend
Pasar Santa ramai saat weekend

Setelah berkeliling, saya mengamati di Pasar Santa ini apa yang dijual sangat beragam. Mulai dari hidangan kuliner, toko fashion, barber shop, tempat spa, toko musik vintage, coffee shop, hingga komunitas fingerboard ada di sini. Namun mayoritasnya adalah hidangan kuliner seperti hot dog, kue cupcake, taco, burrito, hingga jajanan khas tahun 90an sewaktu kita SD (ada di kantin SD).

Kios berbentuk blok-blok menciptakan lorong-lorong panjang
Kios berbentuk blok-blok menciptakan lorong-lorong panjang

Buat kamu yang muslim, terdapat Musholla yang berada di lantai tiga. Mushollanya cukup luas dan nyaman untuk melakukan shalat berjamaah.

CameraZOOM-20141227173422085
Musholla Al-Aqso di lantai tiga

 

Ok, kali ini saya akan mereview beberapa hidangan kuliner yang saya coba di sini.

Kuliner pertama

Saya mencoba kuliner Black Dogs yang paling ramai di Pasar Santa sampai-sampai butuh waktu > 30 menit mengantri. Black Dogs menjual makanan cepat saji hot dog, namun ada yang berbeda dari hot dog biasanya. Di sini hot dog-nya disajikan dengan menggunakan roti berwarna hitam dan ditambah dengan beef bacon. Hmmm, sangat lezat.

CameraZOOM-20141227180747358
Proses pembuatan black dog

 

Harganya? Satu single Black Dog ditawarkan dengan harga Rp 35.000. Kamu bisa tambah white, cheese, atau red sauce dengan menambah Rp 5.000 tiap masing-masing sauce. Memang cukup mahal tapi sangat worth it untuk dicoba.

Black dog siap disantap
Black dog siap disantap

Kuliner kedua

Setelah puas makan hot dog, lalu saya mencoba bersantai sejenak di GayoBies Kopi. Sebagai pecinta kopi (abal-abal), saya memesan hot latte seharga Rp 23.000.

GayoBies Kopi tempat recommended untuk ngopi cantik
GayoBies Kopi tempat recommended untuk ngopi cantik

Rasanya cukup nikmat, namun karena saya dapat tempat duduknya agak diluar jadi kurang bisa menikmati kopi karena banyaknya orang berlalu lalang.

Menyeruput hot latte
Menyeruput hot latte

Sebenarnya masih banyak kuliner lainnya yang bisa dicoba, namun karena keterbatasan waktu (dan uang) maka kami menyudahi petualangan kuliner di sini.

Secara keseluruhan saya rasa tempat ini adalah tempat yang oke untuk hang out bersama teman-teman dikala weekend sambil menikmati kuliner lezat. Walau (menurut saya) harganya agak mahal, kuliner di sini tetap ramai dikunjungi oleh kawula muda.

Pasar Santa bisa jadi alternatif buat kamu yang bosan saat weekend dan ingin mencari suasana baru. Apalagi sekarang cuacanya sering hujan terus, pas banget buat santai-santai sambil icip-icip kuliner nikmat.

Tertarik jalan-jalan ke sini? Atau pernah jalan-jalan ke sini juga? Silakan tambahkan di comment 🙂

Comments

comments